Prioritas Buka Puasa: Air Putih atau Doa? Urutan Terbaik!

Di bulan Ramadan, banyak umat Muslim bertanya-tanya: lebih dulu minum air atau membaca doa berbuka puasa saat azan Magrib berkumandang?

Ada yang berpendapat membaca doa lebih dulu, baru minum. Sebaliknya, ada pula yang langsung minum air sebelum berdoa.

Bacaan Lainnya

Mana yang Lebih Dianjurkan?

Menurut berbagai sumber, termasuk pendapat Ustaz Abu Mudi, lebih dianjurkan untuk minum air atau makan kurma terlebih dahulu.

Setelah itu barulah membaca doa berbuka puasa.

Alasan Mendahulukan Minum atau Makan

Doa berbuka puasa mengandung kalimat “Wa’ala rizqika afthartu” yang artinya “Atas rezeki-Mu aku telah berbuka.”

Membaca doa sebelum berbuka berarti mengucapkan sesuatu yang belum terjadi. Lebih tepat berbuka dulu, walau hanya seteguk, lalu berdoa.

Tata Cara Berbuka Puasa yang Dianjurkan

Jadi, saat azan Magrib berkumandang, minumlah sedikit air, lalu bacalah doa berbuka.

Dengan demikian, sunnah berbuka puasa dapat dijalankan dengan benar dan penuh keberkahan.

Menyegerakan Berbuka Puasa

Sunnah lainnya adalah menyegerakan berbuka puasa saat matahari terbenam atau masuk waktu Magrib.

Segera makan atau minum untuk membatalkan puasa.

Mengucapkan Syukur Setelah Berbuka

Jangan lupa mengucapkan Alhamdulillah setelah berbuka puasa sebagai rasa syukur kepada Allah SWT.

Kalimat Alhamdulillah sudah cukup, namun kita juga bisa memanjatkan doa setelah makan:

Doa Setelah Makan

“Ahamdulillaahilladzii ath’amanii haadzaa wa rozaqoniihi min ghairi haulin minnii wa laa quwwatin.”

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah memberiku makanan ini dan merezekikan kepadaku tanpa daya serta kekuatan dariku.”

Kesimpulan: Menyeimbangkan Sunnah dan Kesempurnaan Ibadah

Berbuka puasa adalah momen sakral yang penuh berkah. Dengan memahami tata cara yang dianjurkan, kita dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih khusyuk dan mendapatkan pahala yang sempurna. Memprioritaskan kesesuaian lafal doa dengan realita berbuka menunjukkan kehati-hatian dan kesungguhan dalam beribadah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *