Songkran 2025 Sepi Peminat? Pemesanan Hotel Lesu, Ada Apa?

Festival Songkran 2025 di Thailand, yang diharapkan menjadi magnet wisatawan asing, justru menghadapi tantangan. Meskipun pemerintah gencar mempromosikan acara tersebut, pemesanan hotel di beberapa kota utama mengalami penurunan.

Target Wisatawan Songkran 2025: Antara Harapan dan Kenyataan

Thailand menargetkan kedatangan sekitar 470.000 wisatawan asing selama Festival Songkran. Penerbangan di enam bandara utama diprediksi meningkat 20%, dengan perkiraan peredaran uang mencapai 26,5 miliar baht.

Bacaan Lainnya

Namun, Asosiasi Hotel Thailand melaporkan rendahnya pemesanan hotel di destinasi utama seperti Chonburi dan Bangkok. Hal ini kontras dengan promosi besar-besaran yang dilakukan pemerintah.

Penurunan Pemesanan Hotel dan Pengeluaran Wisatawan

Pemesanan hotel di Chonburi turun hingga 67%, sementara Bangkok mengalami penurunan sekitar 31%. TTB Bank memperkirakan pengeluaran selama Songkran turun 13,5%, termasuk pengeluaran wisatawan domestik yang diperkirakan turun 5,2%.

Penurunan kedatangan wisatawan asing diperkirakan hampir 19%, terutama disebabkan oleh berkurangnya wisatawan Tiongkok yang biasanya memiliki daya beli tinggi. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bagi industri pariwisata Thailand.

Dampak Penurunan Kunjungan Wisatawan Tiongkok

Turunnya jumlah wisatawan Tiongkok memberikan dampak signifikan pada pendapatan sektor pariwisata Thailand. Pengeluaran wisatawan Tiongkok biasanya lebih tinggi dibandingkan wisatawan dari negara lain, sehingga penurunan ini berpengaruh besar terhadap proyeksi pendapatan Songkran.

Perbedaan Prospek di Berbagai Destinasi

Meskipun beberapa daerah mengalami penurunan, beberapa destinasi lain menunjukkan prospek yang lebih baik. Phuket, dengan acara ‘Songkran No Alcohol Phuket 2025’, mencatatkan pemesanan hotel yang hampir penuh.

Hat Yai juga diprediksi akan ramai dikunjungi wisatawan Malaysia, yang diperkirakan akan menghasilkan lebih dari 1 miliar baht. Pattaya juga diperkirakan ramai, meskipun ada kekhawatiran akan dampak gempa bumi.

Chiang Mai menghadapi tantangan akibat polusi PM2.5 dan gempa bumi, yang mengakibatkan rendahnya tingkat hunian hotel. Situasi ini menyoroti disparitas kondisi pariwisata di berbagai wilayah Thailand.

Upaya Pemerintah dan Tantangan ke Depan

Kementerian Pariwisata Thailand dan Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) tengah mempersiapkan Songkran sebagai acara besar. Acara utama akan digelar di Bangkok dan beberapa provinsi populer.

Di Bangkok, ‘Maha Songkran World Water Festival 2025’ akan berlangsung dari 11 hingga 15 April. Kampanye pemasaran menjangkau pasar domestik dan internasional, namun tantangan tetap ada.

Meski prediksi jumlah pengunjung mencapai 4,9 juta orang dan perputaran uang 26,5 miliar baht, kenyataannya di lapangan masih menunjukkan sejumlah kendala. Perlu evaluasi dan strategi yang lebih terarah untuk menghadapi tantangan ini.

Secara keseluruhan, Festival Songkran 2025 di Thailand menjadi gambaran kompleks antara optimisme dan kekhawatiran. Meskipun potensi ekonomi besar, penurunan pemesanan hotel dan faktor-faktor lain menunjukkan perlunya strategi yang lebih efektif untuk memaksimalkan potensi pariwisata dan mengatasi tantangan yang ada.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *