Surabi dan bandrek, dua kuliner legendaris Jawa Barat, menawarkan cita rasa nostalgia yang tak terlupakan. Kedai Surabi SFS Family Group di Bandung menyajikan kedua hidangan ini dengan suasana asri dan alami.
Kedai Surabi SFS Family Group: Warisan Rasa di Kaki Gunung Manglayang
Berdiri sejak tahun 2020, Kedai Surabi SFS Family Group dibangun di atas tanah milik keluarga pemiliknya, Cahyana. Nama SFS sendiri merupakan singkatan dari nama ketiga anaknya: Silvi, Fikri, dan Sofie.
Lokasinya yang strategis di depan Taman KEHATI, Jalan Cigagak Cipadung, Cibiru, Bandung, menawarkan pemandangan Kota Bandung dari ketinggian kaki Gunung Manglayang. Suasana asri dan sejuk menambah daya tarik tempat ini.
Menu Beragam dengan Cita Rasa Otentik
Kedai ini menawarkan beragam varian surabi, mulai dari rasa manis hingga asin dan pedas. Surabi telur oncom menjadi menu favorit pelanggan.
Selain surabi telur oncom, tersedia pula surabi polos, oncom coklat, gula aren, keju susu, dan berbagai kombinasi lainnya. Semua surabi dimasak dengan arang kelapa dan kayu bakar, menghasilkan aroma khas dan rasa yang autentik.
Minuman Pendamping yang Menyegarkan
Bandrek menjadi minuman andalan kedai ini, melengkapi kelezatan surabi. Berbagai pilihan minuman lain juga tersedia, seperti jeruk lemon, kelapa muda, susu jahe, dan kopi.
Harga yang ditawarkan cukup terjangkau, surabi dibanderol mulai Rp 4.000 hingga Rp 8.000, sedangkan minuman mulai dari Rp 3.000 hingga Rp 6.000. Keterjangkauan harga ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Suasana dan Jam Operasional
Kedai Surabi SFS Family Group buka hingga pukul 22.00 WIB, memungkinkan pengunjung menikmati city light Bandung sambil menyantap surabi hangat dan bandrek. Pemandangan ini menambah pengalaman kuliner yang tak terlupakan.
Di akhir pekan, kedai ini cukup ramai, terutama di pagi hari. Banyak pengunjung yang mampir setelah berolahraga pagi atau sekadar membeli untuk dibawa pulang.
Kedai Surabi SFS Family Group tidak hanya menawarkan kelezatan surabi dan bandrek, tetapi juga pengalaman kuliner yang berkesan di tengah suasana alam yang asri. Keberhasilannya menjadi bukti bahwa kuliner tradisional dapat tetap eksis dan digemari, bahkan oleh generasi muda.





