Lumbung Berita
NEWS TICKER

Polemik Tanah antara Pemdes Andonosari dengan Ahli Waris Berakhir Damai

Kamis, 15 September 2022 | 6:53 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

PASURUAN_Lumbung-berita.com
Polemik terkait tanah antara keluarga almarhum Sanapi P Sudjai dengan Pemdes Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan berakhir damai.

Rabu 14 September 2022 Panitia PTSL Desa Andonosari memfasilitasi agar perseteruan sengketa tanah tidak berkepanjangan. Alhasil, kedua belah pihak menemukan titik temu dan di sepakati bersama.

“Setelahnya di adakan pengukuran dengan minta pertimbangan dari kedua belah pihak, akhirnya pihak desa dan ahli waris saling menyetujui batas-batas lahan tersebut,” kata salah satu warga di lokasi.

Sebelumnya, upaya mediasi sudah di lakukan beberapa kali dan di saksikan Forkopimca Tutur serta tokoh dan warga. Seusai dilakukan pengukuran kedua belah pihak sepakat dimana batas milik Ahli waris dan Pemdes Andonosari.

Di kutip dari media Potret Lensa, Kepala Desa Andonosari, Antok mengungkapkan pihak desa hanya ingin memperjelas mana batas Tanah Kas Desa (TKD) dan tanah keluarga almarhum Sanapi, biar tidak ada permasalahan di kemudian hari.

Rasa syukur tersirat dari perwakilan keluarga ahli waris, Hartoyo. Kepada awak media berambut gondrong ini menyampaikan rasa puas dengan hasil keputusan siang hari ini, karena memang lahan itu milik keluarga Sanapi, walaupun ada tanah milik desa itu sudah ada batasnya sendiri.

Baca Juga : klik disini  Arus Mudik di Kabupaten Malang Tahun 2022 Berkurang Dibanding Tahun 2019

“Mewakili keluarga Sanapi, saya menyampaikan terima kasih kepada para tokoh sejarah Desa Andonosari yang sudah menunjukan dengan jujur, mana batas tanah desa dan mana batas tanah milik keluarga almarhum Sanapi,” ungkap Hartoyo yang juga pemilik media Online asal Desa Andonosari, Kamis (15/09/2022).

Di Wartakan sebelumnya, diduga Pemdes Andonosari mengklaim tanah ahli waris almarhum Sanapi P Sudjai yang berada di Kampung Baru milik TKD Andonosari.

Kini, melalui mediasi sangat alot beberapa kali dengan di hadiri tokoh sejarah dan Forkopimca Tutur serta warga, sengketa tanah tersebut berakhir dengan kesepakatan bersama dan damai.

Jurnalis : Lum.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!